nonton film

Jumat, 27 Oktober 2017

Aku Dipuaskan Oleh Tante Monika Tetangga Rumahku

Aku Dipuaskan Oleh Tante Monika Tetangga Rumahku

ceritaseksualiti.blogspot.com
 - Perkenalkan nama saya Dika dan saya ingin bercerita mengenai pengalam seks saya dengan seorang Tante,,, pada setiap malam jumat pasti aku melakukan hubungan suami istri bersama istriku tercinta. Sebelum aku melakukan hubungan ini aku selalu menyiapkan jamu untuk menambah kejantanan disaat bercinta nanti agar istriku bisa merasa lebih puas dengan kejantananku nantinya.
Dan benar saja setelah aku meminum jamu tersebut tubuhku menjadi panas dan kontolkupun langsung menegang keras. Aku langsung memanggil istriku untuk segera kuajak ngentot tapi alangkah kecewanya diriku ternyata istriku baru datang bulan.
Tak kusangka tiba-tiba tanpa disuruh istriku mengelus kontolku yang saat itu memang aku sudah telanjang. Dia dengan lembut mengocok menggunakan lotion.
“Arggghhh oohhh…” desahku. Aku merasakan nikmat dan geli akibat kocokan lembut dari istriku. Hingga hampir 20 menit aku belum bisa mencapai klimaks mungkin karena pengaruh jamu yang kuminum tadi. Dan istriku pun akhirnya menyerah karena kecapean, dia meminta maaf padaku
“Maaf ya pah, aku gak kuat lagi, tanganku capek banget” .
Dalam hatiku bergumam “ Siaall…tau gitu aku gak harus minum jamu …”
Akupun lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan lotion yang menempel di kontolku. Tiba-tiba istriku menyusulku ke kamar mandi dan langsung jongkok tepat di depan kontolku, dia lalu mengulum kontolku dengan ganasnya, aku sampai kelojatan menahan nikmat.
“Ooohhh..enak sayang.. aaahhhh…terus sayang lebih cepat lagii…” erangku sambil mengelus rambutnya. Hampir 15 menit dia mengulum kontolku. Lagi-lagi kontolku tak kunjung menyemprotkan sperma dan akhirnya istriku menyerah lagi. Aku tak memaksanya untuk bisa memuaskan hasrat sex ku yang saat itu sedang mengebu-gebu, karena aku sangat menyayanginya.
Dengan berat hati, kusuruh dia untuk tidur kembali. Aku yang masih menahan birahi denagn kontol masih tetap menegang keras tak bisa tidur hingga pagi hari tiba.
Pagi-pagi sekali istriku beserta anakku berpamitan kepadaku kalau dia akan pergi ke rumah salah satu saudaranya untuk membantu pekerjaan karena besok mau ada acara hajatan. Tinggalah aku di rumah sendiri dengan kontol yang masih menegang keras.
Setelah keberagkatan istriku ke rumah saudaranya, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahku. Setelah kubuka pintunya ternyata tante Monika tetangga sebelah rumahku. Tante Monika orangnya tinggi, kulitnya putih mulus tubuhnya agak gemuk dan dia memiliki toket yang super montok dan wow... sungguh sangat seksi sekali.
“Permisi..” katanya ramah.
“Iya tante ada apa…?” tanyaku.
“Maaf, aku mau pinjem charger hp boleh gak, punyaku tiba-tiba rusak” tanyanya dengan nada yang cukup manja.
“Boleh tante, silakan masuk dulu, biar kuambilkan” jawabku sambil melangkah menuju kamar untuk mengambil charger.
“Ini tante chargernya” kataku sambil menyerahkan chargernya. Tante Monika cuma diam saja, kulihat matanya melihat kearah kontolku yang terlihat masing menegang. Kebetulan saat itu aku cuma pakai celana kolor tanpa CD.
Tak kusangka tiba-tiba tante Monika berkata sesuatu yang membuat aku sangat terkejut,
“Tuh burungnya mau terbang, belum dikasih jatah sama istri ya?” . Gila nih orang berani banget bilang gitu, lagian dia tau aja kalau aku gak dapet jatah dari istriku kataku dalam hati.
Aku yang mendengar itu cuma tersenyum malu. Lalu dengan spontan aku membalas celotehan tante Monika,
“Lha itu teteknya tante aja masih bengkak emang belum disedot sama om Joni ya?”. Setelah aku berkata begitu dan belum sempat tante Monika menjawab tiba-tiba hujan turun dengan derasnya.
Kemudian kami berdua terdiam sejenak, hanya terdengar suara hujan dan angin yang bertiup membuat uadar jadi dingin.
“Tante duduk dulu sambil menunggu hujan reda, Biar Dika buatkan teh hanget?” tanyaku memecah keheningan.
“Gak usah makasih..” jawabnya singkat. Kami berduapun duduk di sofa ruang tamu. Dan tiba-tiba tante Monika lalu membuka kaosnya dan berkata,
“Iya benar katamu, tetek tante belum disedot sama om , kamu mau menyedotnya?”. Jantungku seketika langsung berdebar semakin cepat. Tanpa pikir panjang dan banyak basa-basi lagi, aku langsung mendekati tante Monika, kuremas toketnya yang sedari sudah menantang, kujilati, kusedot putingnya, tante Monika mendesah keenakan.
“Aahhh enak Dik, terus habisin toket dan puting tante….” desahnya sambil mengeliat sambil tangannya menelusur memasuki celana kolorku dan lalu meremas kontolku.
“Ayo Dika, sodok memek tante dengan kontol besarmu ini” pinta tante Monika dengan nafas yang memburu.
“Iya tante kita telanjang dulu yuks…” jawabku. Kemudian tante Vika melepas seluruh bajunya hingga telanjang, sedangkan aku cukup melepas celana kolorku aja. Tante Monika lalu duduk di sofa sambil memainkan jarinya di memeknya. Aku yang sedari tadi malam menahan nafsu, tanpa lama-lama langsung kubaringkan tante Monika di sofa. Kutindih badannya dan mulai kumasukan batang kontolku ke dalam lubang memeknya yang sudah basah.
“Auuhhh..aahhhh…enak sekali Dika…” desahnya. Kusodokkan kontolku dengan cepat sampai terdengar suaranya “Plook…plook…plook…”. Semakin cepat aku menyodokan kontolku di iringi dengan desah tante Monika yang membuat aku semakin bernafsu.
“Yeess…Dik..aahh nikmat banget..oohh…”
“Tante kita ganti posisi yuk…” pintaku dengan menghentikan sodokanku.
“Baik Dika, tapi jangan di sofa ya kita di lantai saja…” jawabnya sambil kami berpindah posisi.
Tante Monika mulai memasukan kontolku ke dalam memeknya. Dengan liar dia mengenjot kontolku sambil menggigit mulut bawahnya. Baru lima menit tiba-tiba,
“Aduh Dik tante keluaaarrr…ahhhh….” teriaknya sambil genjotannya dipercepat. Tante Monika telah mencapai klimaknya.
“Maaf ya sayang tante keluar duluan, habisnya kontolmu enak banget sih…” katanya sambil meringgis.
“Iya gakpapa tante, sekarang ganti posisi lagi ya, tante nungging donk…” pitaku padanya. Kemudian tante Monika merangkak kearah sofa, tangannya berpegangan sofa dengan badan membungkuk. Bokongnya terlihat semok banget. Tanpa berlama-lama langsung kusodokan kontolku ke dalam memeknya dari belakang. “Sleeppp…”
“Aaahhh…”desah tante Monika. Kusodok memeknya perlahan. Hampir 10 menit aku menyodoknnya lalu aku merasa ada sesuatu yang akan keluar dari dalam kontolku. Sodokkankupun lebih kupercepat dan,
“Aaahhh… aku keluaar tanteee…ssssthhhh…oohhh…” erangku panjang. Spermaku menyemprot semuanya ke dalam memek tante.
“Makasih tante karena memekmu akhirnya aku bisa ngecrooot” kataku sambil mengelap kontolku.
“Iya sama-sama Dika, aku juga puas, baru kali ini aku bisa menikmati kontol gede” jawabnya sambil memakai bajunya kembali.dan tante Monika juga berkata kepadaku jika ada waktu dan kesempatan tante mau lagi kok sayang ngentot dengan kemu dan adalkan kamu mau tante tidak akan menolak kok,,, tante puas dan punya om joni itu tidak ada apa-apanya di bandingkan punya kamu sayang.
Setelah berbenah kemudian tante pamit sambil membawa chargerku. Dan aku langsung ke kamar mandi untuk mandi.
Akhirnya hasrat sex ku bisa terpenuhi dengan datangnya tante Monika ke rumahku,'' Hatiku berguman memang ini adalah rejeki yang tidak dapat di lupakan.
Dan mulai dari hubungan itu kini kami sangat sering ngentot jika rumahku tidak ada orang.

ceritaseksualiti.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox